Obat penyakit Hipertiroid – Hipertiroid adalah peningkatan hormon tiroid dalam darah. Gejala yang dirasakan antara lain rasa gemetar jari-jari tangan, tubuh lemas, jantung berdebar cepat, berkeringat banyak walaupun berada dalam suhu yang dingin, badan semakin kurus walaupun porsi makan banyak, serta pada keadaan lebih lanjut disertai diare. Di daerah leher, terkadang disertai pembesaran kelenjar gondok. Baca juga cara menghitung IMT pada kehamilan ibu.

Beberapa penyebab hipertiroid antara lain adanya grave dalam autoimun, pengeluaran abnormal Thyroid Stimulating Hormon, peradangan kelenjar tiroid, asupan yodium yang berlebihan, kanker pituitari, dan pemakaian obat-obatan seperti amiodarone. Penderita Hipertiroid disarankan untuk banyak menambah asupan zat besi buat nambah darah karena kondisi fisiknya yang melemah.

Hipertiroid ditandai oleh beberapa gejala, meski pada pasien hiperteroid ringan tidak ada gejala. Pada pasien usia lebih dari 70 tahun, tanda dan gejala khas kemungkinan juga tidak ada. Pada umumnya, gejala-gejala menjadi lebih jelas ketika derajat hipertiroid meningkat. Pada wanita, hiperteroid ditandai oleh kurangnya konsentrasi dan gangguan haid yang tidak teratur.

Bahaya lain dari penyakit Hiperteroid bisa mengakibatkan keguguran, lahir mati, cacat bawaan, hingga kematian bayi. Dampaknya bagi anak-anak, remaja, dan orang dewasa antara lain terhambatnya pertumbuhan, gondok, kerusakan fungsi mental, dan lebih rentan terkena radiasi nuklir.

hipertiroidisme

Gejala Penyakit  Hipertiroid

Gejala penyakit Hipertiroid yang kelihatan atau nampak secara sekilas ialah penderita akan mengalami hal-hal sebagai berikut:

  • Penderita tampak kurus dan berat badannya menurun secara tiba tiba.
  • Menjadi Hiperaktif. Maksudnya ialah pasien akan selalu gelisah dan selalu diliputi dengan perasaan cemas.
  • Sering marah dan emosi menjadi tidak stabil
  • Susah tidur atau Insomnia yaitu dimana penderita susah tidur hingga larut malam.
  • Daya ingat melemah dan konsentrasi menurun.
  • Berkeringat secara berlebihan dan sensitif terhadap suhu panas.
  • Gairah s*ks menurun atau tidak memiliki libido.
  • Otot terasa lemas.
  • BAB encer dan sering Diare.
  • Sulit memiliki keturunan.
  • Datang bulan tidak rutin dan Siklus menstruasi menjadi tidak teratur, jarang, atau berhenti sekaligus.
  • Hipertiroidisme berpotensi membuat dan menyebabkan rasa haus dan sangat lelah.

Bila dilihat dari segi medis atau kedokteran maka tanda atau gejala penderita hipertiroidisme, antara lain:

  • Membesarnya volume kelenjar tiroid yang menyebabkan terjadinya bengkak pada leher nampak seperti orang terkena gondok.
  • Denyut nadi tidak stabil, kadang cepat kadang menurun secara tiba-tiba.
  • Suhu tubuh tidak menentu, dan temperatur kulit bagian luar yang hangat dan lembap.
  • Pasien Sering merasa Kedutan otot, Tremor atau gemetaran.
  • Timbul biduran (urtikaria) atau ruam.
  • Rambut kering dan sering rontok (menjadi botak).
  • Kondisi bagian permukaan tangan agak kemerah-merahan.
  • Kuku jari tangan nampak pucak dan berwarna putih.

Mula-mula terlihat gejala yang muncul mungkin terasa ringan atau tidak berbahaya, namun kemudian saat kadar tiroksin dalam darah meningkat, gejala akan penderita hipertiroidisme akan semakin memburuk dan pada tahap ini anda harus sangat berhati-hati.

Bila terdapat tanda-tanda seperti pusing, napas pendek, detak jantung gemeteran dan tidak stabil, atau kehilangan kesadaran, disarankan untuk segera hubungi dokter atau ke rumah sakit terdekat agar segera mendapatkan penangangan medis yang lebih akurat dan intensif.

Semog bermanfaat.